This is default featured slide 1 title

http://kadeksuarnaya.blogspot.com/

This is default featured slide 2 title

http://kadeksuarnaya.blogspot.com/

This is default featured slide 3 title

http://kadeksuarnaya.blogspot.com/

This is default featured slide 4 title

http://kadeksuarnaya.blogspot.com/

This is default featured slide 5 title

http://kadeksuarnaya.blogspot.com/

This is default featured slide 6 title

http://kadeksuarnaya.blogspot.com/

This is default featured slide 7 title

http://kadeksuarnaya.blogspot.com/

This is default featured slide 8 title

http://kadeksuarnaya.blogspot.com/

This is default featured slide 9 title

http://kadeksuarnaya.blogspot.com/

This is default featured slide 10 title

http://kadeksuarnaya.blogspot.com/

This is default featured slide 11 title

http://kadeksuarnaya.blogspot.com/

This is default featured slide 12 title

http://kadeksuarnaya.blogspot.com/

This is default featured slide 13 title

http://kadeksuarnaya.blogspot.com/

This is default featured slide 14 title

http://kadeksuarnaya.blogspot.com/

This is default featured slide 15 title

http://kadeksuarnaya.blogspot.com/

This is default featured slide 16 title

http://kadeksuarnaya.blogspot.com/

This is default featured slide 17 title

http://kadeksuarnaya.blogspot.com/

This is default featured slide 18 title

http://kadeksuarnaya.blogspot.com/

This is default featured slide 19 title

http://kadeksuarnaya.blogspot.com/

This is default featured slide 20 title

http://kadeksuarnaya.blogspot.com/

Selasa, 15 Agustus 2017

Lirik Lagu Tanah Airku

Lirik lagu "Tanah Airku" ciptaan Ibu Sud. Single lainnya dari Ibu Sud diantaranya; Teguh Kukuh Berlapis Baja, Selamat Datang Pahlawan Muda, Terima Kasih Kepada Pahlawanku, Di Timur Matahari, Maju Tak Gentar.


Lirik Lagu Tanah Airku

Tanah airku tidak kulupakan
Kan terkenang selama hidupku
Biarpun saya pergi jauh
Tidak kan hilang dari kalbu
Tanah ku yang kucintai
Engkau kuhargai
Walaupun banyak negri kujalani
Yang masyhur permai dikata orang
Tetapi kampung dan rumahku
Di sanalah kurasa senang
Tanahku tak kulupakan
Engkau kubanggakan

Semoga bermanfaat

Sabtu, 22 Juli 2017

Selamat Ulang Tahun

Kejutan di pagi hari, sederhana tapi penuh makna.
Maaf telat uploading nya. Terimakasih





Kamis, 20 Juli 2017

Perjalanan hari ini ke Singaraja

Perjalanan kita hari ini ke Banjar Singaraja nunas tirta dalam rangka upacara pengabenan di pikat. Semoga berjalan dengan lancar, selamat sampai tujuan dan selamat berkumpul lagi dengan keluarga masing-masing.







Hampir Punah, Buah Bekul Kembali Dibudidayakan di Perkebunan



Buah Bekul atau Bidara, yang biasanya hidup di lahan tandus dan disemak-semak belukar kini kembali dibudidayakan di areal perkebunan di Desa Banjar, Buleleng. Bahkan, Buah bekul ini sempat tidak dihiraukan dan nyaris punah karena tidak banyak yang melirik untuk dikonsumsi.

Kini seorang petani di Desa Banjar, Made Budiasa mencoba untuk membudidayakannya. Berawal dari harga buah Anggur yang terus anjlok, Dia menyulap sebagian perkebunan anggurnya untuk menanami dengan pohon Bekul sejak tiga tahun lalu. Budiasa kini sedang berusaha untuk terus melakukan upaya penanaman buah Bekul supaya mampu menjadi buah khas Buleleng.

Hasilnya, cukup fantastis. Pohon Bekul milik Budiasa rupanya tanaman yang unggul dan buahnya sangat baik dari sisi kualitas. Setiap saat Budiasa bisa memanenya dan harga jual di pasaran mencapai Rp.30 ribu rupiah perkilogram. . Budiasa sendiri sudah sering ikut dalam segala even paeran hortikultura untuk mempromosikan Buah Bekul Bali dari areal perkebunnnya.

Pohon Bekul tidak mengenal musim untuk dipanen, selalu ada yang matang setiap harinya. Budiasa menanam diatas lahan seluas satu hektar.

“Awalnya saya menanam sedikit karena bibitnya sangat terbatas dan sulit dicari. Saya berupaya membibit hingga akhrnya terpenuhi penanaman untuk satu hektar lahan. Buahnyapun cukup bagus, manis dan sangat enaklah. Ini tergolong buah bekul yang unggul,” ujar Budiasa saat ditemui di kebunnya beberapa waktu lalu.

Dalam satu hari, Budiasa bisa panen buah Bekul sebanyak 50 kilogram. Di Bali, Buah Bekul terkadang digunakan untuk bahan rujak, namun lebih dari itu sebenarnya buah Bekul punya banyak khasiat.

Dari sejumlah referensi, Buah bekuk mempunyai khasiat yng cukup baik untuk kesehatan. Buah Bekul mempunyai nilai nutrisi yang tinggi yaitu mengandung vitamin A, vitamin C, carotene, vitamin B kompleks, magnesium, iron, potassium, anti-oksidan bioflavonoids. Ditambah pula kaya akan bahan aktif phytokimia seperti asid triterpenoids, saponin, alkaloid.

Yang terdapat dalam buah, daun dan akarnya digunakan untuk membunuh sel kanker secara selektif tanpa merusak sel normal.

Seluruh bagian pohon Bekul dapat digunakan sebagai obat dan manfaat lainnya. Akar, batang, kulit pohon, buah, daun dan bunganya mempunyai khasiat pengobatan yang tinggi. Konon, Bekul telah dimanfaatkan secara tradisional beribu tahun oleh masyarakat Afrika, India, Arab, China, Melayu, dan banyak negara di Asia.

Di Jepang dan Eropa pohon Bekul digunakan dalam produk kecantikan dan obat untuk merawat kanker kulit. Sementara, Oleh masyarakat china yang terkenal dengan obat herbalnya, buah bekul digunakan sebagai untuk bahan pemberi tenaga, sebagai obat batuk dan dapat menguatkan atau melindungi jantung, paru-paru, hati dari kerusakan yang ditimbulkan olen bahan kimia yang sudah kita makan. Ini dibuktikan oleh uji klinik.

Daun yang hijau dapat digunakan sebagai obat sakit mata, sakit telinga, obat gatal-gatal, obat keputihan, wasir, sakit gigi dan lainnya. Dan ada pula yang menggunakan daun bekul yang sudah dilumatkan untuk dijadikan masker wajah, untuk mengencangkan kulit wajah dan menghilangkan jerawat. |NP|

http://www.koranbuleleng.com/2016/04/13/hampir-punah-buah-bekul-kembali-dibudidayakan-di-perkebunan/

Kamis, 06 Juli 2017

Lirik Lagu Bungan Sandat

Bungan Sandat

Yen gumanti bajang tanbinaya pucuk nedeng kembang
Disubaye layu tan ade ngarungwang ngemasin mekutang
Becik melaksana de gumanti dadi kembang bintang
Mentik dirurunge makejang mengempok raris kaentungang

To I bungan sandat selayu layu layune miik
Toya nyandang tulang sauripe melaksana becik
Para truna truni mangda saling asah asih asoh
Menyama beraya to kukuhin rahayu kepanggih

Reff :

Becik melaksana de gumanti dadi kembang bintang
Mentik dirurunge makejang mengempok raris keentungang
To I bungan sandat Selayulayulayune miik
Toya nyandang tulang sauripe melaksana becik

Para truna truni mangda saling asah asih asoh
Menyama beraya to kukuhin rahayu kepanggih
To I bungan sandat selayu layu layune miik
Toya nyandang tulang sauripe melaksana becik

Para truna truni mangda saling asah asih asoh
Menyama beraya to kukuhin rahayu kepanggih




Senin, 12 Juni 2017

Manfaat Daun Dadap untuk Pongobatan dan Kesehatan



Dadap atau cangkring atau erytrina variegata merupakan sejenis tanaman yang biasa digunakan sebagai pagar hidup maupun tanaman pelindung. Tanaman ini bisa dijumpai di hutan-hutan pantai di Afrika timur, india, Asia Tenggara, sampai ke benua Australia.

Sebutan lain untuk tanaman yang masuk dalan genus erythrina dan keluarga fabaceae ini antara lain adalah dadap ayam, dadap laut, theutheuk, dalungdung, deris, galala itam, dapdap, andorogat, th’ong banz, thong baan, thong laang laai, thong phueak, penglay-kathit, indian coral tree, tiger’s claw, arbre au corail, arbre immortel, dan lain-lain. Tanaman ini memiliki ciri-ciri :

Ukuran pohon sedang, dengan tinggi mencapai 15 hingga 20 m. Saat masih berusia muda, bagian kulit batang bertekstur halus dan bergaris-garis vertikal warna hijau, abu-abu, coklat muda atau keputihan. Memiliki duri-duri kecil (1–2 mm) berwarna hitam.
Memiliki daun majemuk beranak tiga berwarna hijau hingga hijau muda. Tangkai daun memiliki panjang antara 10–40 cm. Dengan anak daun berbentuk bundar, segitiga, maupun belah ketupat dengan ujung tumpul. Ukuran anak daun antara 9 hingga 25 cm dengan lebar 10 hingga 30 cm. Biasanya daun-daun tanaman dadap akan berguguran di musim kemarau. Memiliki rasa yang pahit.
Bunga tanaman ini berupa tandan yang berbentuk kerucut. Biasa muncul di samping atau di ujung ranting yang gundul pada saat daun mulai berguguran. Mahkota bunga berwarna merah jingga hingga merah gelap.
Biji berbentuk seperti telur dengan warna coklat, merah atau ungu mengkilap.

Manfaat daun Dadap untuk Pengobatan

Selain digunakan sebagai pagar hidup maupun pohon perindang, tanaman ini juga bisa dimanfaatkan dalam dunia kesehatan, seperti :

1. Mengobati cacingan

Penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Gejala yang dialami si penderita sangat bervariasi, mulai dari wajah pucat, perut buncit, badan yang kurus, sampai terjadinya demam. Mengkonsumsi ramuan yang berasal  dari campuran manfaat daun dadap yang dihaluskan dan manfaat madu dapat mengatasi gangguan cacingan.

2. Mengobati disentri

Disentri merupakan sebuah infeksi yang terjadi pada usus yang dapat menimbulkan diare yang disertai darah dan lendir. Untuk pencegahan penyakit ini, sebaiknya selalu menjaga kebersihan, rajin mencuci tangan dengan sabun, serta mengkonsumsi makanan yang sehat.

Untuk pengobatan disentri dapat dilakukan dengan cara yang alami yaitu dengan mengkonsumsi ramuan campuran daun dadap yang telah dihaluskan dan dicampurkan dengan minyak yang berasal dari manfaat buah jarak (kasteroli).

3. Mengobati demam

Seringkali saat anggota keluarga mengalami demam, timbul kepanikan saat menghadapinyaa. Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasinya seperti dengan berobat ke dokter, hingga mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Sebenarnya jika kita tahu dan jeli tentang manfaat tanaman sekitar, tak perlu terburu-buru melakukan hal tersebut.

Salah satunya adalah dengan menerapkan manfaat daun dadap yang telah dipipis halus pada anggota tubuh. Jika kita menjumpai seorang wanita yang masih dalam masa nifas sedang mengalami demam, kita bisa menerapkan bobokan daun dadap ke perutnya sebagai langkah pengobatan.

4. Mengobati insomnia

Saat kita mengalami gangguan susah tidur atau istilah medisnya insomnia, ada baiknya kita mengkonsumsi daun dadap yang masih muda dengan cara menggunakannya sebagai sayur atau lalapan. Khasiat seperti ini, juga ditemui pada :
manfaat daun serai
manfaat buah kundur
manfaat daun selada

5. Melancarkan menstruasi

Jika memiliki masalah menstruasi, itu berarti terjadi penumpukan darah kotor dalam rahim yang bisa mengganggu kesuburan. Untuk membantu mengatasi hal tersebut, cobalah untuk rutin mengkonsumsi daun dadap beserta dengan bunganya sebagai sayuran.

6. Meringankan gejala rematik

Gejala rematik atau asam urat tentu saja akan menghambat segala aktivitas harian kita. Untuk mengatasi hal tersebut, cobalah untuk menerapkan manfaat daun dadap yang telah dipanaskan di atas api kecil sebagai tapal pada bagian sendi yang terasa nyeri.

Baca juga, manfaat mentimun untuk mengatasi masalah rematik ini.

7. Mengobati bengkak

Sering kali bengkak terjadi pada luka, maupun memar yang di derita. Keadaan ini menimbulkan rasa sakit dan nyeri pada bagian tubuh yang terkena. Untuk membantu mengobatinya, gunakan tumbukan daun dadap pada daerah yang mengalami bengkak. Lakukan hal tersebut sesering mungkin, hingga sembuh,

8. Mengobati Sakit Kepala atau Pusing

Pusing merupakan suatu gangguan kesehatan yang dapat mengakibatkan terganggunya aktivitas harian. Tak jarang pula kita harus menghentikan aktivitas tersebut hingga beberapa saat lamanya. Untuk membantu mengatasinya, ada baiknya menerapkan remasan daun dadap ke dahi sebagai pengobatan alami.

Khasiat ini juga di temui pada :
manfaat daun belimbing
manfaat minyak kayu putih
manfaat buah duwet

9. Mengobati Perut Mulas

Cara alami mengatasi perut mulas bisa kita lakukan dengan menerapkan tumbukan daun dadap yang dicampur dengan daun sosor bebek pada permukaan perut.  Atau bisa juga dengan menempelkan daun dadap yang telah dilayukan di atas api kecil pada bagian perut.

Sama seperti tanaman herbal lainnya, penggunaan daun dadap juga tidak boleh secara berlebihan, karena jika kita over dosis dalam menggunakannya dapat berakibat pada kelumpuhan.

Manfaat Daun Dadap bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Daun dadap tidak hanya berguna bagi kesehatan, tapi juga berguna bagi ibu hamil dan menyusui seperti berikut :

1. Mencegah keguguran

Keguguran tentu saja merupakan hal yang tidak diinginkan oleh pasangan suami istri. Karena hal ini bisa menunda impian mereka untuk segera menimang momongan. Manfaat daun dadap memiliki khasiat untuk mencegah keguguran ini. Caranya adalah dengan memborehkan tebal-tebal daun ramuan daun dadap yang telah ditumbuk pada bagian perut.

2. Melancarkan asi

Seperti yang kita ketahui, asi merupakan sumber nutrisi penting bagi bayi yang baru lahir, dimana ia harus mendapatkan asi eksklusif sampai usianya menginjak 6 bulan, lalu dilanjutkan sampai ia berusia 2 tahun. Hal itu bertujuan untuk memberikan kekebalan tubuh baginya.

Namun terkadang kita menjumpai hal yang sebaliknya dimana para bayi tersebut harus berhenti mendapatkan nutrisi yang penting bagi pertumbuhannya dan beralih ke susu formula. Salah satu masalahnya karena jumlah produksi asi yang semakin menurun, atau sama sekali asi tidak keluar.

Untuk mengatasi hal tersebut kita bisa memanfaatkan tanaman disekitar kita seperti daun dadap, yaitu dengan cara menggunakan daun dadap yang masih muda sebagai sayuran maupun lalapan.

Kegunaan Daun Dadap Lainnya

1. Sebagai pakan ternak

Daun dadap dapat dijadikan alternatif untuk bahan pakan ternak yang mudah kita jumpai disekitar perumahan terutama jika sumber rumput mulai menipis, seperti manfaat daun bidara.

2. Sebagai bahan pupuk

Manfaat daun dadap yang telah kering juga dapat berguna sebagai pupuk alami untuk menyuburkan tanaman.

Kandungan nutrisi

Sebuah penelitian yang dilaporkan ditahun 1980 menyatakan bahwa bagian dari pohon ini yaitu batang, daun, buah, serta akar dadap memiliki kandungan racun yang disebut sebagai asam hidrosianida dan eritrina.  Namun, dalam biji dadap terkandung alkaloid eritrina dan hipaforin.

Selain itu daun pada bagian daun memiliki kandungan protein dan nitrogen yang sangat tinggi. Selain senyawa tersebut, daun dadap juga memiliki kandungan alkaloid, aritramina, eritrina, aritradin, hipaforina, erisofina dan anti-inflamasi, serta anti-piretik, mendinginkan, membersihkan darah.

>>>Sumber<<<

Menyembuhkan Akar Kemarahan



Sebuah pekerjaan rumah umat manusia yang tidak selesai-selesai sejak dulu sekali adalah menyembuhkan akar kemarahan. Padahal, norma-norma agama sudah dibuat selama ribuan tahun, institusi penjara juga berumur ribuan tahun, ilmu psikologi yang berumur tua juga ikut mau menyembuhkan kemarahan, namun tetap saja kemarahan tidak menunjukkan tanda-tanda menurun. Dalam beberapa bagian, kemarahan manusia bahkan semakin parah.

Kendati demikian sulit dan rumitnya menyembuhkan akar kemarahan, namun tetap tidak ada salahnya untuk mencoba lagi dan lagi. Dalam teropong filosofi Timur, jika kemarahan diibaratkan dengan sebuah pemerintahan, presidennya bernama avidya (ketidaktahuan), menteri koordinatornya bernama kerumitan dan kebencian. Bersama-sama mereka membuat dunia semakin gelap dari hari ke hari.

Yang dimaksud ketidaktahuan dalam hal ini, bukanlah ketidaktahuan karena tidak memiliki ijazah. Bukanlah ketidaktahuan karena seseorang tidak pernah membaca. Tapi ketidaktahuan yang bersumber dari pikiran yang tidak bersih sekaligus tidak jernih. Di zaman ini, salah satu kekuatan hebat yang ada di balik pikiran yang jauh dari jernih dan bersih adalah keinginan yang tanpa batas.

Ia yang berjalan kaki mau punya motor. Setelah punya motor mau punya mobil. Setelah naik Kijang mau naik BMW. Begitulah cara keinginan merubah kehidupan menjadi lautan kesedihan yang tidak bertepi. Akibat langsung dari semua ini, kehidupan bertumbuh sangat rumit. Ia diperparah lagi oleh kebiasaan untuk membandingkan ke atas. Perpaduan antara kerumitan dan kehencian inilah yang terus menerus membakar api kemarahan di dalam.

Namun jangan berkecil hati. Di alam ini semua ada penyeimbangnya. Api penyeimbangnya air. Sampah penyeimbangnya bunga indah. Orang jahat penyeimbangnya orang baik. Demikian juga dengan kemarahan. Asal tekun dan tulus melatih diri dengan jalan meditasi khususnya, ada kemungkinan seseorang akan sembuh dari akar kemarahan.

Salah satu perlambang sederhana namun mendalam dalam hal ini adalah tukang taman organik. Semua yang ada di luar maupun di dalam adalah bahan-bahan organik yang bisa diolah. Bahan-bahan di luar adalah memandang orang yang menimbulkan kemarahan sebagai jiwa yang penuh penderitaan. Di balik penderitaan mereka ada jejaring rumit seperti keluarga bermasalah dan sekolah penuh musibah. Begitu jejaring rumit ini terbuka, di sana ada kemungkinan mekarnya bunga kasih sayang.

Bahan-bahan yang tersedia di dalam lain lagi. Pertama, kapan saja kemarahan berkunjung, cepat terhubung dengan jangkar yang menghubungkan pikiran dengan pantai kedamaian. Jangkar itu bernama nafas. Kedua, terima kemarahan sebagai bagian dari diri Anda. Ketiga, dekap kemarahan seperti seorang ibu mendekap putra tunggalnya.

Sebagai mana pernah ditulis oleh banyak buku suci, ada banyak rahasia yang disembunyikan di balik nafas. Dalam konteks kemarahan, nafas itu membawa udara segar ke dalam diri seseorang yang sedang terbakar. Ia membuat ruang pikiran yang pengap seperti mendapatkan udara segar kembali. Lebih-lebih kalau nafas dikombinasikan dengan kesadaran bahwa kemarahan bukan musuh, tapi bagian dari diri kita.

Di psikologi ada ungkapan tua yang berbunyi: “What you resist persist”. Apa yang Anda lawan akan melawan balik dengan kekuatan yang lebih besar. Saat seseorang sakit kepala, tidak ada dokter yang menyarankan untuk membuang kepala. Semua dokter menyarankan untuk merawat kepala. Demikian juga dengan kemarahan. Lupakan ide membuang kemarahan. Rawat kemarahan seperti seorang ibu merawat putra tunggalnya.

Siapa saja yang tekun dan tulus berlatih seperti ini selama puluhan tahun, di sana ada kemungkinan kerumitan digantikan oleh kesederhanaan, kebencian digantikan oleh kebaikan. Dan yang paling penting ketidaktahuan (avidya) diterangi cahaya pengetahuan (vidya). Tidak seperti Guru di sekolah yang menerangi murid dengan kata-kata pinjaman dari luar, cara menyembuhkan kemarahan seperti ini akan membuat seseorang bisa menerangi diri dari dalam. Tetua Bali menyebutnya meshiva raga. Berguru pada Cahaya Tuhan yang ada di dalam.

Penulis: Guruji Gede Prama.